Latest Entries »

Sumber Belajar

 

 

SUMBER DAYA PEMBELAJARAN

 

SUMBER DAYA PEMBELAJARAN

  1. 1.         PENGERTIAN
  2. 2.         JENIS-JENIS SUMBER BELAJAR
  3. 3.         FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SUMBER BELAJAR
  4. 4.         ORGANISASI SUMBER BELAJAR
  5. 5.         PUSAT SUMBER BELAJAR
  6. 6.         UPAYA PENGEMBANGAN LEMBAGA SUMBER DAYA PEMBELAJARAN

 

 

  1. 1.    PENGERTIAN SUMBER BELAJAR

Sumber belajar adalah sumber pengetahuan yang memiliki beberapa macam pengertian, yaitu sumber belajar di tinjau dalam pengertian yang sempit sampai pada pengertian yang luas.

Sumber belajar dalam cakupan yang sempit maka sumber belajar hanya tercakup pada buku-buku atau bahan-bahan tercetak lainnya seperti majalah, buletin dan sebagainya. Dan dapat diartikan sebagai semua sarana pengajaran yang dapat menyajikan pesan yang dapat di dengar (secara auditif) maupun yang dapat di lihat (secara visual) saja. Misalnya radio, televisi dan perangkat keras (hardware).

Adapun sumber belajar secara lebih luas dapat dilihat dari bebera pendapat para ahli berikut ini:

  1. Torkleson (1965) mengatakan bahwa sumber belajar adalah segala sesuatu yang di gunakan untuk kepentingan pelajaran yaitu segala yang ada di sekolah pada masa lalu, sekarang dan yang akan datang. Definisi ini mementingkan kata kepentingan pelajaran yang menunjukkan bahwa sumber belajar dan pemanfaatannya adalah memberdayakan berbagai sumber, tidak hanya terbatas pada buku atau alat-alat yang dapat di dengar dan dapat di lihat saja, namun sesuatu yang dapat di manfaatkan untuk menunjang kegiatan belajar.
  2. Nana Sudjana (1997) berpendapat bahwa sumber belajar segala daya yang dimanfaatkan guna memberi kemudahan kepada seseorang dalam belajarnya. Atau dalam proses pembelajaran baik secara langsung atau tidak langsung, sebagian atau secara keseluruhan.
  3. AECT (Association For Educational Communication And Technology) (1995) mengatakan bahwa sumber belajar adalah segala sesuatu yang berupa pesan, manusia, material (media software), peralatan (hardware), teknik (metode) dan lingkungan yang di gunakan secara sendiri-sendiri maupun di kombinasikan untuk memfasilitasi terjadinya kegiatan belajar. Yang artinya sumber belajar menurut AECT tidak terbatas pada buku saja akan tetapi lebih luas dan terperinci, yaitu meliputi : pesan, orang, bahan, berbagai peralatan, teknik dan lingkungan adalah sumber belajar lain yang sangat potensial digunakan dalam membantu mengembangkan berbagai aspek perkembangan anak yaitu segala sesuatu yang berupa pesan, manusia, material, peralatan teknik dan lingkungan.
  4. Aggani Sudoso (1995) arti sumber belajar adalah segala macam yang dapat di gunakan untuk memberikan informasi maupun berbagai keterampilan kepada murid maupun guru. Maksudnya memberikan masukan dan informasi maupun pengertian pada anak sehingga anak berminat dan menimbulkan rasa ingin tahun. Pengertian ini memberikan penguatan terhadap aspek manfaat dari sumber belajar yang tidak hanya terfokus pada anak melainkan juga guru.
  5. Anna Suhaenah (1998). Mengatakan bahwa sumber belajar adalah manusia, bahan, kejadian, peristiwa, setting, teknis yang membangun kondisi yang memberikan kemudahan bagi anak didik untuk belajar memperoleh pengetahuan keterampilan dan sikap.
  6. AECT (1986). Mengatakan bahwa sumber belajar (untuk teknologi pendidikan) meliputi semua sumber (data, orang dan barang) yang dapat dipergunakan oleh pelajar baik secara terpisah maupun dalam bentuk gabungan, biasanya dalam situasi informal untuk memberi fasilitas belajar.
  7. Sering kita dengar istilah sumber belajar (learning resource), umumnya yang diketahui hanya perpustakaan dan buku sebagai sumber belajar.Sumber belajar dalam website based didefinisikan sebagai berikut:

“ Learning resources are defined as information, represented and stored in a variety of media and formats, that assists student learning as defined by provincial or local curricula. This includes but is not limited to, materials in print, video,          and software formats, as well as combinations of these formats intended for use by teachers and students. (http://www.bced.gov.bc.ca/irp/appskill/asleares.htm January 28, 1999).”

Sumber belajar ditetapkan sebagai “informasi yang disajikan dan disimpan dalam berbagai bentuk media, yang dapat membantu peserta didik dalambelajar sebagai perwujudan dari kurikulum. Bentuknya tidak terbatas apakah dalam bentuk cetakan, video, format perangkat lunak atau kombinasi dari berbagai format yang dapat digunakan oleh peserta didik ataupun pendidik. Sumber belajar juga diartikan sebagai segala tempat atau lingkungan sekitar, benda, dan orang yang mengandung informasi dapat digunakan sebagai wahana bagi peserta didik untuk melakukan proses perubahan tingkah laku”.

Menurut Association for Educational Communications and Technology  sumber pembelajaran adalah segala sesuatu atau daya yang dapat dimanfaatkan oleh guru, baik secara terpisah maupun dalam bentuk gabungan, untuk kepentingan belajar mengajar dengan tujuan meningkatkan efektivitas dan efisiensi tujuan pembelajaran. Sumber pembelajaran dapat dikelompokan menjadi dua bagian, yaitu :

1)      Sumber pembelajaran yang sengaja direncanakan (learning resources by design), yakni semua sumber yang secara khusus telah dikembangkan sebagai komponen sistem instruksional untuk memberikan fasilitas belajar yang terarah dan bersifat formal; dan

2)      Sumber pembelajaran yang karena dimanfaatkan (learning resources by utilization), yakni sumber belajar yang tidak secara khusus didisain untuk keperluan pembelajaran namun dapat ditemukan, diaplikasikan, dan dimanfaatkan untuk keperluan belajar-salah satunya adalah media massa.

 

  1. 2.    JENIS SUMBER BELAJAR

Secara garis besarnya, terdapat dua jenis sumber belajar yaitu:

1)      Sumber belajar yang dirancang (learning resources by design), yakni sumber belajar yang secara khusus dirancang atau dikembangkan sebagai komponen sistem instruksional untuk memberikan fasilitas belajar yang terarah dan bersifat formal.

2)      Sumber belajar yang dimanfaatkan(learning resources by utilization), yaitu sumber belajar yang tidak didesain khusus untuk keperluan pembelajaran dan keberadaannya dapat ditemukan, diterapkan dan dimanfaatkan untuk keperluan pembelajaran

Dari kedua macam sumber belajar, sumber-sumber belajar dapat berbentuk: (1) pesan: informasi, bahan ajar; cerita rakyat, dongeng, hikayat, dan sebagainya (2) orang: guru, instruktur, siswa, ahli, nara sumber, tokoh masyarakat, pimpinan lembaga, tokoh karier dan sebagainya; (3) bahan: buku, transparansi, film, slides, gambar, grafik yang dirancang untuk pembelajaran, relief, candi, arca, komik, dan sebagainya; (4) alat/ perlengkapan: perangkat keras, komputer, radio, televisi, VCD/DVD, kamera, papan tulis, generator, mesin, mobil, motor, alat listrik, obeng dan sebagainya; (5) pendekatan/ metode/ teknik: disikusi, seminar, pemecahan masalah, simulasi, permainan, sarasehan, percakapan biasa, diskusi, debat, talk shaw dan sejenisnya; dan (6) lingkungan: ruang kelas, studio, perpustakaan, aula, teman, kebun, pasar, toko, museum, kantor dan sebagainya.

Dari pengertian tersebut maka sumber belajar dapat dikategorikan sebagai

berikut :

  1. Tempat atau lingkungan alam sekitar yaitu dimana saj a seseorang dapat melakukan belaj ar atau proses perubahan tingkah laku maka tempat itu dapat dikategorikan sebagai tempat belajar yang berarti sumber belajar, misalnya perpustakaan, pasar, museum, sungai, gunung, tempat pembuangan sampah, kolam ikan dan lain sebagainya.
  2. Benda yait u segala benda yang memungkinkan t erj adinya perubahan t ingkah laku bagi pesert a didik, maka benda it u dapat dikat egorikan sebagai sumber belaj ar. Misalnya sit us, candi, benda peninggalan lainnya.
  3. Orang yaitu siapa saja yang memiliki keahlian tertentu di mana peserta didik dapat belaj ar sesuatu, maka yang bersangkutan dapat dikategorikan sebagai sumber belajar. Misalnya guru, ahli geologi, polisi, dan ahli-ahli lainnya.
  4. Bahan yaitu segala sesuatu yang berupa teks tertulis, cetak, rekaman elekt ronik, web, dll yang dapat digunakan unt uk belajar.
  5. Buku yaitu segala macam buku yang dapat dibaca secara mandiri oleh peserta didik dapat dikategorikan sebagai sumber belajar. Misalnya buku pelaj aran, buku t eks, kamus, ensiklopedi, fiksi dan lain sebagainya.
  6. Peristiwa dan fakta yang sedang terjadi, misalnya peristiwa kerusuhan, peristiwa bencana, dan peristiwa lainnya yang guru dapat menjadikan perist iwa at au fakt a sebagai sumber belajar.

Dari pengertian sumber belajar tadi melahirkan beberapa pembagian jenis sumber belajar. Ada yang membagi menjadi enam jenis dengan rincian pertama, sumber berupa pesan. Kedua, manusia, ketiga peralatan, keempat, bahan kelima, teknik/metode dan keenam lingkungan/setting.

Sebagian lain membaginya menjadi dua jenis, pertama sumber belajar yang dirancang (by designed) yaitu sumber belajar yang sengaja dibuat dan dipergunakan dalam suatu proses pembelajaran dengan tujuan tertentu. Contohnya buku, slide, ensiklopedi dan film (VCD). Kedua, sumber belajar yang ada di lingkungan sekitar yaitu sumber belajar yang dapat dimanfaatkan/digunakan (by utilization) berada di masyarakat dan tidak dirancang secara khusus. Contohnya pasar, tokoh masyarakat, museum, lembaga pemerintahan dsb.

 

  1. 3.                  Faktor yang mepengaruhi sumber belajar

Faktor-faktor yang berpengaruh kepada sumber belajar

* Perkembangan teknologi

* Nilai-nilai budaya setempat

* Keadaan ekonomi pada umumnya

* Keadaan pemakai

 

 

 

 

 

  1. 4.    Organisasi sumber belajar

Tipe-Tipe Pusat Sumber Belajar :

  1. 1.      Tipe A

 

 

Ketenagaan PSB Tipe A

  1. seorang penanggungjawab PSB (kepala sekolah);
  2. seorang koordinator PSB;
  3. seorang tenaga administrasi;
  4. seorang ketua unit pelayanan dan pemeliharaan dibantu pengelola perpustakaan, laboratorium, dan bengkel kerja sesuai kebutuhan sekolah ;
  5. seorang ketua unit pengembangan sistem dibantu beberapa tenaga yang memiliki kompetensi di bidang desain pembelajaran, materi pelajaran, dan media;
  6. seorang Ketua Unit Pengembangan Media dibantu oleh beberapa tenaga yang memiliki keahlian di bidang media cetak, audiovisual, audio, grafis, dan multimedia.

Sarana dan Prasarana PSB Berbasis Sekolah Tipe A

a. Ruangan:

1) Katalog/resepsionis;

2) Pimpinan/koordinator;

3) Sekretariat;

4) Informasi;

5) Pengembangan Pembelajaran (Instruksional);

6) Pengembangan Media;

7) Evaluasi Produk Media;

8) Peminjaman dan Penyimpanan;

9) Laboratorium;

10) Laboratorium multimedia dan internet; ..

11) Bengkel/Praktek (untuk SMK);

12) Pelatihan;

13) Perpustakaan;

14) Presentasi Media Audiovisual.

b. Peralatan Pendukung:

1) Rak-rak buku;

2) Lemari katalog;

3) Meja dan kursi baca;

4) Meja peminjaman;

5) Meja pelayanan pengguna (front office);

6) Meubeler berupa sofa; dan

7) Meja dan kursi untuk petugas.

c. Peralatan Media:

1) Peralatan Produksi Media:

a) Kamera foto;

b) Kamera video;

c) Video editing;

d) Komputer animasi;

e) Peralatan perekam audio; dan

f) Peralatan produksi untuk media grafis.

2) Peralatan Penyaji (hardware):

a) TV Monitor;

b) VCD/DVD Player;

c) Radio Tape Recorder;

d) OHP;

e) LCD;

f) Komputer; dan

g) Proyektor Slide.

d. Peralatan Laboratorium untuk Biologi, Fisika, Kimia, dan Bahasa.

e. Peralatan Bengkel (untuk SMK):

1) Bengkel bangunan;

2) Bengkel elektronika;

3) Bengkel listrik;

4) Bengkel mesin; dan

5) Bengkel otomotif.

f. Bahan Ajar (Software)

a. Media cetak (buku, jurnal, hasil penelitian, dll).

b. Media non-cetak (audio, video, CD pembelajaran, CAI).

c. Media realia model/tiruan, specimen.

 

 

 

 

 

 

 

 

2. Tipe B

 

 

Fungsi PSB Tipe B

a. Fungsi Pelayanan dan Pemeliharaan meliputi:

1) kegiatan perpustakaan;

2) kegiatan laboratorium; dan

3) kegiatan pemanfaatan media audiovisual dan pemeliharaannya.

b. Fungsi Pengembangan Media meliputi:

1) media cetak;

2) media audiovisual;

3) multimedia;

4) pengadaan perangkat keras & pemeliharaannya

Lingkup Kerja PSB Tipe B

a. Pengelolaan kegiatan perpustakaan;

b. Pengelolaan kegiatan laboratorium; dan

c. Pengelolaan kegiatan pengembangan media.

Ketenagaan PSB Tipe B

a. 1 orang koordinator PSB.

b. 1 orang tenaga perpustakaan.

c. 1 orang tenaga laboran.

d. 3 orang pengelola kegiatan pengembangan media.

Sarana dan Prasarana PSB Tipe B

  1. Ruangan (perpustakaan, laboratorium, dan pengembangan media).
  2. Peralatan untuk:

1)      Perpustakaan (rak buku, katalog, perangkat komputer, TV monitor, CD/DVD player, radio, tape recorder, OHP, dan LCD).

2)      Laboratorium (peralatan laboratorium disesuaikan dengan kebutuhan dan materi pembelajaran)

3)      Pengembangan Media (kamera foto, kamera video, komputer animasi, peralatan perekam audio, peralatan produksi untuk media grafis)

Bahan Belajar PSB Tipe B

a. Media Cetak (buku, majalah, surat kabar, referensi, jurnal, hasil penelitian).

b. Media Audiovisual (kaset audio,kaset video, CD/VCD pembelajaran, multimedia)

c. Media Visual (OHT, peta, globe, carta, realia/ model).

d. Media grafis

 

  1. 2.      Tipe C

 

Fungsi PSB Tipe C

Memiliki fungsi pelayanan dan pemeliharaan meliputi pelayanan perpustakaan, laboratorium, pemanfaatan media audio visual, dan pemeliharaan/ perawatan perangkat lunak dan keras.

4. Tipe D

 

 

Ketenagaan PSB Tipe D

Jumlah Tenaga:

  1. Seorang penanggungjawab PSB (Kepala Sekolah)
  2.  Seorang koordinator PSB
  3.  Seorang tenaga admnistrasi
  4. Seorang Ketua Unit Pelayanan perpustakaan cetak yang dibantu oleh pengelola perpustakaan.
  5. Seorang Ketua Unit Pelayanan Perpustakaan non cetak dibantu oleh pengelola media non cetak.

Sarana dan Prasarana PSB Tipe D

a. Sebuah ruangan yang berfungsi untuk:

1) penyimpanan buku dan layanan perpustakaan;

2) sekretariat; dan

3) pelayanan audiovisual.

b. Peralatan pendukung:

1) rak-rak buku;

2) lemari katalog;

3) meja dan kursi baca;

4) meja peminjaman; dan

5) meja dan kursi untuk petugas.

 

Sarana dan Prasarana PSB Tipe D

c. Peralatan penyaji (hardware) seperti:

1) TV Monotor;

2) VCD/DVD Player;

3) Radio Tape Recorder;

4) OHP; dan

5) Komputer.

 

Bahan Ajar (Software) PSB Tipe D

a. Media cetak (buku, jurnal, hasil penelitan, dll);

b. Media non cetak (audio, VCD pembelajaran, CAI);

c. Media realia (model, tiruan, specimen); dan

d. Media grafis.

 

  1. 5.        Pusat sumber belajar

Pusat Sumber Belajar adalah suatu unit dalam suatu lembaga (khususnya sekolah/universitas/perusahaan) yang berperan mendorong efektifitas serta optimalisasi proses pembelajaran melalui penyelenggaraan berbagai fungsi yang meliputi fungsi layanan (seperti layanan media, pelatihan, konsultansi pembelajaran, dll), fungsi pengadaan/pengembangan (porudksi) media pembelajaran, fungsi penelitian dan pengembangan, dan fungsi lain yang relevan untuk peningkatan efektifitas dan efisiensi pembelajaran.

PSB merupakan pengembangan dari Learning Resources Centre (LRC) yang didirikan pada tahun 1981 di IKIP Malang. Dengan didirikannya Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Pembelajaran (LP3) tahun 1999 dan IKIP Malang yang berubah fungsi menjadi Universitas Negeri Malang (UM) tahun 2000, PSB menjadi salah satu pusat di LP3.

Aktivitas

(1) Merancang, memproduksi dan mendeseminasikan hasil produksi media pembelajaran. (2) Mengembangkan media dan sarana pembelajaran untuk meningkatkan keefektifan, efisiensi, kemenarikan proses pembelajaran. (3) Pelatihan penggunaan media pembelajaran. (4) Pelatihan produksi media pembelajaran.

 

  1. 6.        Upaya pengembangan lembaga sumber daya pembelajaran

–          Membangun dan menyediakan sarana prasarana perpustakaan yang memadai :

  1. SDM Perpustakaan yang profesional
  2. Menyediakan buku-buku dengan segala sumber buku akademik non akademik yang dapat memberikan motivasi siswa dengan banyak sumber yang diketahuinya.
  3. Menyediakan perpustakaan elektronik dengan fasilitas Hotspot  Jaringan internet di perpustakaan
  4. Menata ruangan yang nyaman bagi siswa.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ANALISIS

INOVASI PENGEMBANGAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH

SEBAGAI SUMBER BELAJAR

 

Æ  Sekolah  mengadakan inovasi perpustakaan sebagai sumber belajar berguna untuk memotivasi siswa terhadap mata pelajaran yang diberikan, membangkitkan minat, mendorong partisipasi, memperjelas pertanyaan- pertanyaan mereka sendiri terhadap pembelajaran.

Æ  Perpustakaan Tempat siswa melakukan penelitian, observasi, serta bukti-bukti, menggagaskan ide-ide mereka dengan banyak membaca studi literatur  menghasilkan sebuah karya dengan inovasi mereka sendiri.

Æ  Perpustakaan adalah segalanya bagi mereka yaitu siswa belajar tanpa batas waktu dan keterbatasan ilmu, (eksklopedia)  salah satu inovasi sekolah yang selama ini hanya menyediakan buku namun juga menyediakan perpustakaan elektronik dengan menyediakan Hotspot  Jaringan internet perpustakaan yang selalu memungkinkan mereka ( siswa – siswi) belajar.

Æ  Dengan banyak mereka ( siswa – siswi ) membaca menciptakan ide-ide menjadi sebuah karya maka sumber belajar merupakan peningkatan prestasi.

Æ  Mendesig ruangan atau menata ruangan senyaman sehingga siswa senang, bahagia berada di perpustakaan.

 

Free Printable Calendar

Loading…

Miracle

Alhamdulillah atas segala nikmat ALLAH SWT berikan kepada Q, Kebahagian, pekerjaan, Kesehatan semuanya …nikmat

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!